Disana dia menderita dikecam tanpa ada perimanusia,
Kita menangis kepayahan saat diuji hanya secebis luka,
Tetapi dia disana menyaksikan limpangan air darah,
Air darah yang mengalir dari tubuh badan saudara mereka sendiri,
Kita tahu meminta seadanya,
Mereka tidak tahu apakah patut mereka membiarkan,
Keikhlasan kita menjadikan kita mangsa seperti mereka,
Anak kecil yang suci dari noda dan dosa diberi peluru nikmat,
Kesengsaraan yang melampaui batas perikemanusiaan,
Anak gadis yang sunti yang masih belum dinoda,
Dinoda kejam,
Sengsara jiwa,batin,nurani mereka,
Sedang kita disini seenak-enaknya mengecap kenikmatan,
Malang mereka bukanlah pada hendak mereka,
Namun mereka adalah umat yang tabah dan redha diuji Allah,
Bumi Gaza menjadi mangsa,
Mangsa kepada kaum yang dilaknat Allah,
Kaum yang kafir serta tiada berperasaan,
Kita disini hanya mampu berdoa,
Berdoa dikala keikhlasan bantuan kita pula diserang,
Mangsa… Mangsa… Mangsa…
Yang kaum keji itu cari adalah mangsa,
Mangsa dikalangan umat Islam,
Begitu zahirnya kita lihat,
Tetapi kita tak merasa keperitan duka mereka,
Hidup di bumi Gaza umpama berpeluk pada sang mentari,
Perit betapa panasnya mentari itu,
Lebih perit penderitaan mereka,
Allah itu Maha Adil,
Segala yang diberikan,yang telah di jadikan,
Pasti ada sesuatu atas ingin-Nya…..
Akmie-ny
No comments:
Post a Comment